Pada beberapa kondisi seperti jalan dengan tingkat lalu lintas tinggi dan berat, tentu saja memerlukan bahan pelapis aspal jalan yang kuat. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keamanan sekaligus membuat jalanan tetap awet dan tidak menimbulkan kerusakan hingga menyebabkan adanya kecelakaan.
Bahan Pelapis Aspal Jalan yang Kuat
Ada banyak jenis jalanan yang membutuhkan kondisi jalanan dengan pelapisan keras dan kuat, misalnya saja sirkuit balapan motor, area lepas landas pesawat terbang hingga jalanan di pabrik-pabrik berkendaraan besar. Berikut ini ada beberapa pelapis jalan aspal:
Wearing Course
Lapisan pertama akan diaplikasikan pada bagian paling atas sehingga memiliki ketebalan paling tinggi dan struktur paling kuat diantara lainnya. Mengingat bahwa permukaan pertama ini memang bersentuhan langsung dengan kendaraan di atasnya.
Wearing course umumnya terdiri atas komponen utama berupa stone mastic aspalt atau SMA. Lapisan satu ini memiliki fungsi utama untuk memperkuat struktur lapirsan permukaan lintasan sirkuit agar tetap kuat. Jika masih binggung, tanyakan langsung pada jasa pengaspalan saja.
Aspalt Concrete
Berikutnya yakni pada lapisan kedua atau aspalt concrete yang diharuskan memiliki ketebalan cukup tinggi. Sifat tersebut bertujuan agar jalanan aspal mampu mengurangi tegangan karena adanya beban dari kendaraan di atasnya.
Dengan begitu, akan membuat beban dari lapisan paling atas bisa turun ke lapisan di bawahnya. Tidak hanya memiliki ketabalan cukup, namun penggunaan aspalt concrete didasari atas rigiditasnya sesuai untuk lapisan kedua.
Base Course
Sesuai dengan namanya, base course merupakan lapisan aspal yang paling bawah. Fungsi utamanya untuk memperkuat struktur lapisan utamanya sehingga hanya berfungsi menambah kekuatan dari kedua lapisan di atasnya.
Base course di Indonesia biasanya diperoleh dari Palu dan daerah Lombok. Kombinasi ketiga lapisan tersebut menjadikan lapisan aspal pada jalanan lebih aman dan kuat meskipun harus dilewati oleh kendaraan berbobot besar.
Itulah tadi bahan pelapis aspal jalan yang kuat dengan masing-masing fungsinya. Ketiganya akan sama-sama berkombinasi dengan menciptakan lapisan jalanan lebih kuat agar tetap menciptakan keamanan dan kekuatan bagi pengendara dan seluruh aktivitas lalu lintas.