KERANCUAN TEORI “THE CLASH OF CIVILIZATION” HUNTINGTON

KERANCUAN TEORI “THE CLASH OF CIVILIZATION” HUNTINGTON

Pendahuluan

Tesis Samuel Huntington tentang The clash of Civilization (benturan anatar peradaban) yang ditulis pada tahun 1993 M., sempat menimbulkan guncangan besar di dunia Barat dan Timur; seperti halnya gema dan reaksi yang timbul akibat analisa Fukuyama tentang berakhirnya sejarah (the end of history). Merupakan fenomena yang wajar jika kemudian banyak peneliti dan pemikir Islam turut membahas kasus ini, khususnya Huntington dalam pembahasannya telah berbicara mengenai Islam, bahkan seperti ada kesan merekayasa bahwa inti benturan per­adaban di masa yang akan datang akan berporos pada polemik peradaban Barat pada satu pihak dan peradaban Islam serta Konghuchu di pihak yang lain. Huntington telah memaparkan pola pemikirannya dengan rinci dalam sebuah buku besar yang diterbitkan pada tahun 1996 M.

Sebenarnya apa yang dipaparkan Huntington tentang per­adaban bukan merupakan hal yang benar-benar baru. Tetapi, kesempatan yang dipakai Huntington guna melontarakan ide- idenya itu, sangat kondusif untuk sosialisasi dan dialog yang lebih luas berikut respon besar dunia. Ide-ide ini dimunculkan pasca usainya perang dingin, dan menyusul praduga mantan Presiden AS Richard M. Nixon tentang pergolakan yang pasti

Akan terjadi antara dunia Barat dan dunia Islam. Kemudian apa yang diungkapkan oleh Sekjen NATO ketika itu, bahwa Islam adalah bahaya yang akan menjelang atau musuh baru begitu Uni Soviet runtuh. Kendati pada kesempatan lain sebelum kerun­tuhan Uni Soviet, bangsa Barat dan umat Islam pernah berjajar di satu barisan dan bekerja sama menghantam komunisme.[1]

Tampaknya keadaan sudah berubah pasca keruntuhan itu. Akibatnya timbul asumsi baru yang meyakinkan bahwa tesis Huntington akan lebih merupakan peringatan tentang sebuah arus keamanan baru di dunia Barat, ketimbang merupakan dialog antarperadaban.

Makalah singkat ini akan menjelaskan kerancuan tesis Huntington ini dari sudut pandangan kritsi Amartya Sen yang melihat kekeliruan dan bahanya tesis ini bagi peradaban dan keamanan dunia.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *